Tuesday, October 24, 2006


Decy juga manusia. Bisa salah berkata, bisa khilaf berbuat, bisa keliru
menyangka. Bersama spirit Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Labels:

Sunday, October 22, 2006

***Pelangiku***

Ternyata kau bukan matahariku
kau hanya sebuah pelangi yang penuh dengan warna-warni
Bahagiamu telah menyentuh hatiku
Walaupun hanya sekejap

Tapi kini Pelangiku telah menghilang...

Selamat tinggal Pelangiku
Semoga kita bisa bertemu kembali

Labels:

Saturday, October 21, 2006

***cerita...***

hmmm...malem ini kabut asap mulai menebal kembali. tarawihan tadi menjadi agak sulit, mata pedih dan batuk2. bersabar saja...kultum tadi juga menyinggung2 soal shalat istisqa. ustadz tadi bilang kalo syarat ingin mengikuti shalat istisqa harus bertobat dulu, baru doanya terkabulkan. sudah beberapa kali shalat istisqa dilakukan, tapi hasilnya, belum pernah hujan turun. apakah ini berarti...wallahua'lam.

jumat kemaren diajak ortu jalan2 ke pasar 16, pengen nyari karpet. karpet lagi? sebanyak itu dah mau beli lagi? duh...duh. kurang banyak mom? aq dibanguninnya pas mereka dah pada siap lagi. terpaksalah semuanya serba kilat *gak termasuk mandi loo*. alhamdulillah cuaca gak terlalu panas, tapi udaranya yang panas, kering. pedagang di pasar 16 juga dah ikutan rame buat nyari keuntungan. beberapa tempat sedang di renovasi, jadi keadaan pasar semakin kacau. anehnya, di pasar itu banyak pedagang buah dan yang mereka jual jenis buahnya sama, kayak apel, pir, anggur dan lengkeng. mana jarak antar penjualnya juga pada deketan. ada sih yang jual mangga aja or semangka aja. tentu saja penjual baju buat lebaran lebih banyak, ama penjual kue2 kering. nah, tujuan awalnya nyari karpet, gerilya dimulai. toko2 yang berbau karpet mulai di jelajah. tapi akhirnya yang dicari gak ada barangnya. aq dan adekku dah teler, dah pengen cepet pulang. mana belum zuhur lagi. pas di salah satu toko, karna dah kecapekan, aq nunggu diluar toko aja. dari belakang aq denger suara yang sepertinya aq kenal. khas sekali, logat padang, dan aq pikir kayak suara bu saf, dosen pembimbing TA pas S1. pas aq noleh, ternyata benar, bu saf! langsung aja aq panggil si ibu. tapi si ibu nggak ngeh, dia mencoba untuk mengingat aq. "yaaa, ibu lupa yaaa sama aq?" dah desperado nih, dilupain, hikz. akhirnya si ibu teriak, "yaa ampun, Siii, kamu yaaa!" alhamdulillah si ibu masih inget aq, langsung kucium tangan beliau dan dia membalasnya dengan memukul aq, duh cakit bu ^_^ gpp deh, ibuku sayang ini. "akhirnya ketemu ibu disini. kemaren2 aq ke unsri, nyari ibu, tapi kata yuk neni ibu kuliah lagi", ceritaku. ah ibu, akhirnya berjodoh juga buat ketemu. tapi pertemuanku dengan beliau cuma bentar, karna dah harus pulang. I kangen kali sama ibu....

Labels:

Thursday, October 19, 2006

***ketetapan***

yaa Rabb, berikan aq kesabaran, keikhlasan dan keridhoan dalam menerima semua yang menjadi ketetapanMu....hanya Engkau yang Maha Mengetahui

Labels:

Wednesday, October 18, 2006

*** teman-teman...***

teman-teman, aq kangen sangaaaaaatttt.....

Labels:

Tuesday, October 17, 2006

*** Serangga Penyerbuk Dorong Evolusi Bentuk Bunga ***

aq ambil artikel ini dari kompas edisi senin 16 oktober 2006. lumayan juga buat baca2...

JAKARTA, SENIN--Selain berwarna-warni, mahkota bunga tampil dengan berbagai bentuk. Namun, secara umum, mahkota bunga dapat dibagi menjadi dua kelompok yakni yang berbentuk simetri radial, misalnya bunga lili, dan simetri bilateral, misalnya anggrek.

Dari bukti-bukti fosil bunga yang pernah ditemukan dan sifat genetika tumbuhan menunjukkan bahwa simetri radial merupakan sifat dasar yang dibawa sejak zaman purba. Sedangkan bentuk simetri bilateral muncul secara acak di berbagai jenis tumbuhan kemudian.

Para peneliti berusaha mempelajari mengapa beberapa jenis tumbuhan memilih bentuk simetri bilateral dalam proses seleksi alam. Tim yang dipimpin Jose Gomez dari Universitas Granada Spanyol mempelajari tumbuhan herba Erysimum mediohispanicum yang tumbuh di daerah selatan Spanyol.

Tumbuhan ini dipilih sebab memiliki bunga ganda yang berbentuk simetri radial maupun bilateral. Gomez dan para peneliti lainnya mengamati jenis serangga yang membantu penyerbukan bunganya dan mengamati dimensi bunga dengan teknik morfometri geometri.

Dari 2000 kali pengamatan yang berselang satu menit terlihat bahwa serangga yang paling sering datang adalah kumbang Meligethes maurus. Sekitar 80 persen dari total kunjungan dilakukan kumbang yang berukuran kecil tersebut..

Mereka juga menemukan bahwa bunga yang berbentuk simetri bilateral lebih sering dikunjungi kumbang daripada yang simetri radial. Selain itu, tumbuhan yang memiliki bunga berbentuk simetri bilateral menghasilkan biji dan tunas lebih banyak.

Ini menunjukkan bahwa keturunan yang memiliki bunga simetri bilateral akan lebih banyak daripada yang simetri radial. Serangga juga cenderung memilih mendatangi bunga yang berbentuk simetri bilateral. Hal tersebut merupakan faktor yang mendorong evolusi bunga. Temuan ini dilaporkan dalam jurnal American Naturalist.

Yang masih menjadi pertanyaan sekarang, mengapa kumbang memilih bunga yang bilateral? "Mungkin karena bentuk yang bilateral lebih mudah didarati serangga," ujar Gomez.

Saturday, October 14, 2006

*** tarawihan bersama asap***

akhir2 ini kabut asap masih lumayan tebel di palembang. dah berapa malem ini tarawihannya ditemani dengan asap. jadi kalo mau tarawihan pake penutup idung or mukenah. kata bokap kayak di mekah, bukan asap tapi debu. deeuu.... keingetan yeee. apalagi ditambah angin yang kuenceng ampe masuk masjid, jadi tarawihannya campur asap+angin. yaaah dinikmatin aja yaak. semalem tarawihannya pake acara ngantuk banget, abisnya akhir2 ini jam tidurnya kurang. tiap hari bawaannya sepet terus. mungkin ditambah dengan asap jadi tambah sepet nih mata. jadi kalo asap masih tebel diluar tarawihannya agak dipercepet, takutnya tambah tebel. lumayan berisik mesjid jadinya, banyak yang gak tahan dengan asap. kemaren sore ke sungai musi di belakang komplek, yang biasanya pabrik pusri keliatan jelas, karena kabut jadi agak samar2. tapi lumayan enak euy, gak panas, jadi bisa dengan puas ngeliat sungai musi, duduk di pinggir sungai, dibawah pohon tanjung, ditambah angin, duuuuhhhh gak terasa dah puasanya ^_^ ada nih potonya, tapi kompienya lagi gak ada si 'butut'nya.

Labels: