Thursday, August 12, 2004

Boy & Girl (sempalan Tini dan Tono)

Sewaktu Boy dan Girl baru pacaran, Boy melipat 1000 burung kertas buat Girl & menggantungkannya di dalam kamar Girl. Boy mengatakan 1000 burung kertas itu menandakan 1000 ketulusan hatinya.

Waktu itu... Girl dan Boy setiap detik selalu merasakan betapa indahnya
cinta mereka berdua...Tetapi pada suatu saat, Girl mulai menjauhi Boy.Girl memutuskan untuk menikah dan pergi ke Perancis .Ke Paris...Tempat yang dia impikan di dalam mimpinya berkali2 itu...

Sewaktu Girl mau memutuskan Boy, Girl bilang sama Boy, kita harus melihat dunia ini dengan pandangan yang dewasa. Menikah bagi cewek adalah kehidupan kedua kalinya. Aku harus bisa memegang kesempatan ini dengan baik. Kamu terlalu miskin, sungguh aku tidak berani membayangkan
bagaimana kehidupan kita setelah menikah...!!

Setelah Girl pergi ke Perancis. Boy bekerja keras... dia pernah menjual
koran...menjadi karyawan sementara...bisnis kecil...setiap pekerjaan kerjakan dengan sangat baik dan tekun. Sudah lewat beberapa tahun...
Karena pertolongan teman dan kerja kerasnya, akhirnya dia mempunyai sebuah perusahaan.

Dia sudah kaya, tetapi hatinya masih tertuju pada Girl, dia masih tidak dapat melupakannya Pada suatu hari... waktu hujan, Boy dari mobilnya melihat sepasang orang tua berjalan sangat pelan di depan. Dia mengenali mereka, mereka adalah orang-tua Girl....

Dia ingin mereka lihat kalau sekarang dia tidak hanya mempunyai mobil
pribadi, tetapi juga mempunyai villa dan perusahaan sendiri, ingin mereka tahu kalau dia bukan seorang yang miskin lagi, dia sekarang adalah seorang Boss.

Boy mengendarai mobilnya sangat pelan sambil mengikuti sepasang
orang-tua tersebut. Hujan terus turun tanpa henti, biarpun kedua orang-tua itu memakai payung, tetapi badan mereka tetap basah karena hujan.
Sewaktu mereka sampai tempat tujuan, Boy tercegang oleh apa yang ada di depan matanya, itu adalah tempat pemakaman.

Gilang

1 Comments:

Blogger Gilang said...

Terkadang manusia hanya bisa sebatas berusaha. Hasilnya selalu bersifat relatif, namun kadang pula manusia tersilap pada kesempatan yang telah diberikan.

3:37 PM 

Post a Comment

<< Home